Jumat, 12 Februari 2016

PEMERIKSAAN KEHAMILAN

Pemeriksaan kehamilan merupakan salah satu tahapan penting menuju kehamilan yang sehat. Boleh dikatakan pemeriksaan kehamilan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan melalui dokter kandungan atau bidan dengan minimal pemeriksaan 4 kali selama kehamilan yaitu pada usia kehamilan trimester pertama, trimester kedua dan dua kali pada kehamilan trimester ke tiga, itupun jika kehamilan normal. Namun ada baiknya pemeriksaan kehamilan dilakukan sebulan sekali hingga usia 6 bulan, sebulan dua kali pada usia 7 - 8 bulan dan seminggu sekali ketika usia kandungan menginjak 9 bulan.
Kenapa pemeriksaan kehamilan begitu penting yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil? karena dalam pemeriksaan tersebut dilakukan monitoring secara menyeluruh baik mengenai kondisi ibu maupun janin yang sedang dikandungnya. Dengan pemeriksaan kehamilan kita dapat mengetahui perkembangan kehamilan, tingkat kesehatan kandungan, kondisi janin, dan bahkan penyakit atau kelainan pada kandungan yang diharapkan dapat dilakukan penanganan secara dini.
Berikut diterangkan mengenai hal apa saja yang dilakukan dalam pemeriksaan kehamilan, sebagai bahan pengetahuan bagi para ibu hamil agar menuju kehamilan yang sehat dan keluarga yang berkualitas.

Kamis, 28 Januari 2016

Apakah Penyakit pembuluh darah Arteri Perifer Kaki?

Apakah Penyakit Arteri Peripheral dari Kaki?

Pada artikel ini dibahas secara singkat tentang :
  • Penyebab
  • Gejala
  • Diagnosa
  • Pengobatan
Mungkin Anda berjalan sedikit berkurang karena nyeri otot di kaki Anda. Atau Anda sudah sakit pada kaki Anda dan tampaknya tidak pernah sembuh. Mungkin Anda juga dinyatakan mengalami "sirkulasi darah yang buruk."

Ini adalah gejala yang tidak disadari sebelumnya dari penyakit arteri perifer. yang mengakibatkan menyempitnya pembuluh arteri di kaki, dan akibanya membatasi aliran darah ke otot-otot Anda.

Hal ini tak diduga dan mengejutkan Anda, karena tidak ada gejala sebelumnya atau ada gejala Anda tapi dipikirkan karena sesuatu yang lain. juga dan bahkan kasus-kasus ringan dapat menjadi sinyal bahwa Anda mungkin memiliki masalah dengan arteri di tempat lainnya.

Penyebab
Keadaan ini biasanya terjadi karena arteri mengeras dan sempit(disebut aterosklerosis). Penyebab utamanya adalah merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan tidak aktif bergerak.

Jika Anda memiliki diabetes, Anda lebih mungkin untuk mendapatkan kasus yang lebih buruk dari penyakit arteri perifer - bila kurang baik pengobatannya.

Gejala
Ketika aterosklerosis mempersempit sepanjang arteri kaki, otot kaki Anda tidak mendapatkan aliran darah yang cukup. Akibatnya, Anda mungkin merasa nyeri otot. Biasanya datang pada dengan olahraga dan berhenti ketika Anda beristirahat.

Hal ini dapat mempengaruhi kelompok otot yang berbeda, termasuk:
  • Calf (paling umum)
  • Pantat dan pinggul
  • Paha
  • Kaki (kurang umum)
Beberapa orang merasa terbakar atau mati rasa. Lainnya memiliki penyumbatan parah dengan tidak ada rasa sakit sama sekali, biasanya karena tubuh membentuk pembuluh darah baru disekitar pembuluh darah arteri yang tersumbat.

Tanda dan gejala penyakit arteri perifer lainnya meliputi:
  • Luka yang sukar menyembuh dan buruk
  • Kaki yang lebih dingin dari lengan
  • Kulit mengkilap diatas atas kaki
  • Kehilangan rambut di kaki
  • Denyut nadi berkurang/redup di kaki

Diagnosa
Tes dilakukan terhadap Anda untuk melihat apakah Anda memiliki penyakit arteri perifer ringan /sederhana dan tidak menyakitkan.

Dokter biasanya mulai dengan memeriksa tekanan darah -untuk mengetahui "indeks ankle-brachial," yaitu membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki Anda dan lengan atas. Pengukuran yang normal keduanya hasilnya harus sama. Jika tekanan darah Anda di pergelangan kaki Anda jauh lebih rendah, Anda mungkin memiliki penyakit arteri perifer.

Jika kasus Anda parah, Anda akan dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan X-ray yang disebut Angiogram untuk melihat persis di mana penyumbatan tersebut. Dokter akan menyuntikkan pewarna-kontras ke dalam pembuluh darah untuk membantu menunjukkan apa yang terjadi.

Pengobatan
Anda dapat melakukan banyak hal untuk menghentikan penyakit arteri perifer  pada di jalurnya, seperti:
  • Berolahraga
  • Mengontrol kolesterol dan tekanan darah
  • Tidak merokok
  • Makan makanan yang sehat
Obat Cilostazol digunakan untuk terapi gejala pada banyak orang atau  yang lain  Pentoxifylline  yang  bekerja dapat meningkatkan aliran darah pada keadaan sirkulasi yang buruk. Dokter juga mungkin meresepkan aspirin atau obat anticlotting lainnya.

Untuk penyakit arteri perifer berat, dokter anda dapat merekomendasikan operasi atau prosedur  yang kurang invasif untuk memotong arteri yang tersumbat dan memulihkan aliran darah.

WebMD Medis Referensi

Selasa, 26 Januari 2016

USG Bayi /Kehamilan dengan USG 2,3 4 DIMENSI


Kehamilan adalah saat yang istimewa dalam kehidupan seorang wanita. Pelayanan kami menyediakan kesempatan yang unik untuk dapat berhubungan dengan anak anda yang belum lahir, melalui foto/film bayi anda.

Pelayanan ini menggunakan ultrasonografi berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan gambar 3 dimensi (foto) dan 4 dimensi (film). Hasil gambar tersebut akan dapat dilihat oleh anda dan keluarga pada saat pemeriksaan.
Pencitraan Ultrasonografi menggunakan gelombang bunyi frekuensi tinggi yang dinyatakan aman bagi ibu dan janin pada pemeriksaan saat kehamilan. Pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USG penting untuk menilai keadaan kandungan ibu dan janin. Yaitu menilai normal/tidaknya janin saat usia 18 - 23 minggu, posisi/letak janin usia 30 hingga 34 minggu, juga dapat dideteksi jika terjadi gangguan pertumbuhan, keadaan tali pusat dan plasenta, serta jumlah/volume air ketuban.

RB Klinik Makmur Jaya I memiliki alat USG 2 dimensi (2D), 3D dan 4D. Masing-masing jenis USG berbeda besar dimensinya, makin besar dimensi makin detil visual yang dihasilkan.

Dengan menggunakan USG 3D, Pada pengecekan USG 3 dimensi akan ditampilkan visual bayi yang detil, sehingga dapat dipahami oleh ibu/ayah dan anggota keluarga lain. Anatomi tubuh janin juga lebih jelas terlihat misalnya jenis kelamin janin, serta jika terdapat kelainan.

Pemindaian dengan USG 4D, visual yang ditampilkan semakin detil & jelas, serta dapat dinikmati gerakan janin dalam kandungan. Gambar yang ditampilkan USG 4D sangat jelas menyajikan gambar anggota tubuh dengan detil, misalnya jumlah jari, profil hidung. Juga kegiatan janin misalnya gerakan mengisap ibu jari, menguap, menggerakkan jari-jari. Pada pemeriksaan dengan USG 4D, pasien akan mendapat rekaman dalam bentuk CD.

Setiap pemeriksaan akan dapat melihat anatomi janin yang lebih jelas dibandingkan menggunakan USG 2D, khususnya wajah, tangan, kaki, dan jari-jari. Aktivitas bayi di dalam rahim juga akan dapat dilihat, misalnya saat janin sedang menghisap, menguap, atau memainkan jari.

Dengan pemeriksaan USG 3D/4D ini maka ikatan emosional antara orang tua dan janin sebelum lahir terbukti lebih kuat dibandingkan dengan pemeriksaan 2D, karena wajah bayi terlihat lebih nyata. Dengan ikatan yang lebih kuat ini maka perhatian sang ibu terhadap dirinya sendiri dan janin yang dikandungnya akan bertambah.

Kapan sebaiknya pemeriksaan dilakukan?
Pemeriksaan 3D/4D direkomendasikan untuk dilakukan pada kehamilan antara 22-32 minggu agar wajah bayi dapat ditangkap sebaik mungkin. Namun demikian pemeriksaan ini dapat dilakukan kapan pun di luar waktu tersebut.

Manfaat Klinis
Kami juga akan melakukan evaluasi klinis terhadap janin anda, termasuk keadaan umum dan posisi janin, kondisi plasenta dan tali pusat, air ketuban, pengukuran pertumbuhan, serta mengidentifikasi abnormalitas yang dapat diperiksa.

Beberapa informasi berharga dapat diperoleh agar janin anda dapat dilahirkan tanpa kesulitan, seperti adanya lilitan tali pusat, kondisi air ketuban, perkiraan berat lahir dan lain sebagainya.


Gray scale recolor. USG 3 DIMENSI,  by dr. Ayat Rahayu,Sp.Rad.M.Kes.,
RB&Klinik Makmur Jaya (KMJ I)



USG 3 DIMENSI,  by dr. Ayat Rahayu,Sp.Rad.M.Kes.,
RB&Klinik Makmur Jaya (KMJ I)
USG   3 DIMENSI,  by dr. Ayat Rahayu,Sp.Rad.M.Kes.,
RB&Klinik Makmur Jaya (KMJ I)


USG 3 DIMENSI,  by dr. Ayat Rahayu,Sp.Rad.M.Kes.,
RB&Klinik Makmur Jaya (KMJ I)

video

 USG 4 DIMENSI,  by dr. Ayat Rahayu,Sp.Rad.M.Kes.,
RB&Klinik Makmur Jaya (KMJ I)